Minggu, 12 April 2020

Manusia dan Penderitaan


Penderitaan
Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dara artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan dapat berupa penderitaan lahir atau batin atau lahir dan batin. Penderitaan termasuk realitas manusia dan dunia. Intensitas penderitaan bertingkat-tingkat, ada yang berat, ada yang ringan.
Namun peranan individu juga menentukan berat-tidaknya intensitas penderitaan. Suatu peristiwa yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain. Dapat pula suatu penderitaan merupakan energi untuk bangkit kembali bagi seseorang, atau sebagai langkah awal untuk mencapai kenikmatan dan kebahagiaan.Berbagai kasus penderitaan terdapat dalam kehidupan.
Banyaknya macam kasus penderitaan sesuai dengan liku liku kehidupan manusia. Penderitaan fisik yang dialami manusia tentulah diatasi dengan cara medis untuk mengurangi atau menyembuhkannya, sedangkan penderitaan psikis, penyembuhan nya terletak paa kemampuan si penderita dalam menyelesaikan soal-soal psikis yang dihadapinya.

Hubungan manusia dengan penderitaan
Allah adalah pencipta segala sesuatu yang ada di alam semesta ini. Dialah yang maha kuasa atas segala yang ada isi jagad raya ini. Beliau menciptakan mahluk yang bernyawa dan tak bernyawa. Allah tetap kekal dan tak pernah terikat dengan penderitaan.
Mahluk bernyawa memiliki sifat ingin tepenuhi segala hasrat dan keinginannya. Perlu di pahami mahluk hidup selalu membutuhkan pembaharuan dalam diri, seperti memerlukan bahan pangan untuk kelangsungan hidup, membutuh air dan udara. Dan membutuhkan penyegaran rohani berupa ketenangan. Apa bila tidak terpenuhi manusia akan mengalami penderitaan. Dan bila sengaja tidak di penuhi manusia telah melakukang penganiayaan. Namun bila hasrat menjadi patokan untuk selalu di penuhi akan membawa pada kesesatan yang berujung pada penderitaan kekal di akhirat.

Manusia sebagai mahluk yang berakal dan berfikir, tidak hanya menggunakan insting namun juga pemikirannya dan perasaanya. Tidak hanya naluri namun juga nurani.
Manusia diciptakan sebagai mahluk yang paling mulia namun manusia tidak dapat berdiri sendiri secara mutlah. Manusia perlu menjaga dirinya dan selalu mengharapkan perlindungan kepada penciptanya. Manusia kadang kala mengalami kesusahan dalam penghidupanya, dan terkadang sakit jasmaninya akibat tidak dapat memenuhi penghidupanya.
Manusia memerlukan rasa aman agar dirinya terhidar dari penyiksaan. Karena bila tidak dapat memenuhi rasa aman manusia akan mengalami rasa sakit. Manusia selau berusaha memahami kehendak Allah, karena bila hanya memenuhi kehendak untuk mencapai hasrat, walau tidak menderita didunia, namun sikap memenuhi kehendak hanya akan membawa pada pintu-pintu kesesatan dan membawa pada penyiksaan didalam neraka.
Manusia didunia melakukan kenikmatan berlebihan akan membawa pada penderitaan dan rasa sakit. Muncul penyakit jasmani juga terkadang muncul dari penyakit rohani. Manusia mendapat penyiksaan di dunia agar kembali pada jalan Allah dan menyadari kesalahanya. Namun bila manusia tidak menyadari malah semakin menjauhkan diri maka akan membawa pada pederitaan di akhirat.
Banyak yang salah kaprah dalam menyikapi penderitaan. Ada yang menganhap sebagai menikmati rasa sakit sehingga tidak beranjak dari kesesatan. Sangat terlihat penderitaan memiliki kaitan dengan kehidupan manusia berupa siksaan, kemudian rasa sakit, yang terkadang membuat manusia mengalami kekalutan mental. Apa bila manusia tidak mampu melewati proses tersebut dengan ketabahan, di akherat kelak dapat menggiring manusia pada penyiksaan yang pedih di dalam neraka. Adapun akan lebih jelas akan dibahas sebagai berikut

Pendapat saya :
            Pendapat saya mengenai kejadian yang terjadi di dunia termasuk Indonesia saat ini adalah dengan mulainya penyebaran covid-19 di seluruh dunia termasuk Indonesia mulainya terlihat bagaimana kesiapan tiap tiap negara dalam menangani hal tersebut. Bisa dilihat bahwa beberapa negara kewalahan dalam menangani pandemic tersebut. Tapi menurut saya walaupun hal tersebut terjadi, itu merupakan pelajaran untuk semua negara juga masyarakatnya untuk menjadi lebih baik kedepannya, dalam hal mengasihi sesama manusia maupun menjaga kebersihan diri sendiri dan juga lingkungan.
            Lingkungan di tempat dimana saya tinggal saat sini sudah melakukan beberapa upaya untuk paling tidak menganjurkan para warga untuk tidak meninggalkan rumah dalam upaya untuk mencegah penyebaran virus tersebut. Memang masih saja ada yang belum sadar dan juga tidak lupa pada para pekerja harian yang tetap harus mencari nafkah untuk keluarga mereka.
            Untuk penimbunan yang terjadi beberapa minggu lalu ini pertama- tama menurut saya itu merupakan insting manusiawi dimana memang mengharuskan kita menjaga diri kita masing – masing tetapi memang beberapa orang melakukanya terlalu ekstream dan juga tidak lupa ada yang mencari keuangan di keadaan seperti ini. Menurut saya pemerintah sudah melakukan yang terbaik untuk mencegah adanya para penimbun yang mencari keuntungan tersebut dengan baik. Walaupun pada akhirnya tetap saja masih ada yang melakukannya. Barang yang ditimbun juga merupakan barang yang dibutuhkan oleh para dokter dan juga para perawat karena mereka merupakan para pahlawan yang sedang bekerja dengan keras untuk merawat para pasien – pasien yang terkena virus tersebut. 













Selasa, 24 Maret 2020

Manusia dan Kebudayaan


Kebudayaan berasal dari kata budaya yang berarti hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism.

Herskovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain, yang kemudian disebut sebagai superorganic. Menurut Andreas Eppink, kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai sosial,norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistic.

Definisi Kebudyaan itu sendiri adalah sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Namun kebudayaan juga dapat kita nikmati dengan panca indera kita. Lagu, tari, dan bahasa merupakan salah satu bentuk kebudayaan yang dapat kita rasakan.

Unsur  Kebudayaan
Ada beberapa pendapat ahli yang mengemukakan mengenai komponen atau unsur kebudayaan, antara lain Melville J. Herskovits menyebutkan kebudayaan memiliki 4 unsur pokok, yaitu alat-alat teknologi, sistem ekonomi, keluarga dan kekuatan politik. Sedangkan Bronislaw Malinowski mengatakan ada 4 unsur pokok yang meliputi sistem norma,organisasi ekonomi, alat-alat atau lembaga petugas pendidikan dan organisasi kekuatan.

Kluckhohn di dalam karyanya yang berjudul Universal Categories of Culture mengemukakan, bahwa ada tujuh unsur kebudayaan universal, yaitu:

A.    Sistem Religi
Kepercayaan manusia terhadap adanya Sang Maha Pencipta yang muncul karena kesadaran bahwa ada zat yang lebih dan Maha Kuasa.
B.    Sistem Organisasi Kemasyarakatan
Sistem yang muncul karena kesadaran manusia bahwa meskipun diciptakan sebagai makhluk yang paling sempurna namun tetap memiliki kelemahan dan kelebihan masing – masing antar individu sehingga timbul rasa utuk berorganisasi dan bersatu.
C.    Sistem Pengetahuan
Sistem yang terlahir karena setiap manusia memiliki akal dan pikiran yang berbeda sehingga memunculkan dan mendapatkan sesuatu yang berbeda pula, sehingga perlu disampaikan agar yang lain juga mengerti.
D.    Sistem Mata Pencaharian Hidup dan Sistem Ekonomi
Terlahir karena manusia memiliki hawa nafsu dan keinginan yang tidak terbatas dan selalu ingin lebih.
E.    Sistem Teknologi dan Peralatan
Sistem yang timbul karena manusia mampu menciptakan barang – barang dan sesuatu yang baru agar dapat memenuhi kebutuhan hidup dan membedakan manusia dengam makhluk hidup yang lain.
F.     Bahasa
Sesuatu yang berawal dari hanya sebuah kode, tulisan hingga berubah sebagai lisan untuk mempermudah komunikasi antar sesama manusia. Bahkan sudah ada bahasa yang dijadikan bahasa universal seperti bahasa Inggris.
G.    Kesenian
Setelah memenuhi kebutuhan fisik manusia juga memerlukan sesuatu yang dapat memenuhi kebutuhan psikis mereka sehingga lahirlah kesenian yang dapat memuaskan.
H.  Wujud  dan  Komponen  Kebudayaan


Manusia dan kebudayaan memang sudah pasti berhubungan, karena pada dasarnya kita sehari hari melakukan hal yang sudah menjadi budaya kita sendiri dengan teknologi dan informasi yang ada. Sehingga walaupun terjadi perubahan maka budaya itu pasti akan berubah dengan sendirinya mengikuti perubahan tersebut.

Manusia dan Keindahan

Keindahan, sering diutarakan kepada situasi tertentu, arti kata keindahan yaitu berasal dari kata indah, artinya bagus, permai, cantik, elok, molek dan sebagainya. Keindahan identik dengan kebenaran. Keindahan identik dengan kebenaran, sesuatu yang indah itu selalu mengandung kebenaran. Walaupun kelihatanya indah tapi tidak mengandung kebenaran maka hal itu pada prinsipnya tidak indah. Keindahan atau keelokan merupakan sifat dan ciri dari orang, hewan, tempat, objek, atau gagasan yang memberikan pengalaman persepsi kesenangan, bermakna, atau kepuasan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, keindahan diartikan sebagai keadaan yang enak dipandang, cantik, bagus benar atau elok. Keindahan dipelajari sebagai bagian dari estetika, sosiologi, psikologi sosial, dan budaya. Sebuah “kecantikan yang ideal” adalah sebuah entitas yang dikagumi, atau memiliki fitur yang dikaitkan dengan keindahan dalam suatu budaya tertentu, untuk kesempurnaannya.
Dalam bahasa Latin, keindahan diterjemahkan dari kata “bellum” Akar katanya adalah “benum” yang berarti kebaikan. Dalam bahasa Inggris diterjemahkan dengan kata “beautiful”, Prancis “beao” sedangkan Italy dan Spanyol ”beloo”. Kata benda Yunani klasik untuk “keindahan ” adalah κάλλος, kallos, dan kata sifat untuk “indah” itu καλός, kalos. Kata bahasa Yunani Koine untuk indah itu ὡραῖος, hōraios, kata sifat etimologis berasal dari kata ὥρα, hora, yang berarti “jam.” Dalam bahasa Yunani Koine, keindahan demikian dikaitkan dengan “berada di jam (waktu) yang sepatutnya.”
Dalam hal keindahan ini manusia juga mempunyai prinsip untuk menjaga kestabilan keindahan alam
prinsip manusia dalam menjaga kestabilan keindahan alam ada beberapa cara untuk menjaga kestabilan itu sendiri sebagai berikut:
1.      Prinsip Tanggung Jawab
Manusia mempunyai tanggung jawab baik terhadap alam semesta seluruhnya dan integritasnya, maupun terhadap keberadaan dan kelestariannya Setiap bagian dan benda di alam semesta ini diciptakan oleh Tuhan dengan tujuannya masing-masing, terlepas dari apakah tujuan itu untuk kepentingan manusia atau tidak. Oleh karena itu, manusia sebagai bagian dari alam semesta, bertanggung jawab pula untuk menjaga dan melestarikannya.
2.      Prinsip Solidaritas
prinsip solidaritas muncul dari kenyataan bahwa manusia adalah bagian integral dari alam semesta. Lebih dari itu, dalam perspektif ekofeminisme, manusia mempunyai kedudukan sederajat dan setara dengan alam dan semua makhluk lain di alam ini. Kenyataan ini membangkitkan dalam diri manusia perasaan solider, perasaan sepenanggungan dengan alam dan dengan sesama makhluk hidup lain.
3.      Prinsip Kasih Sayang dan Kepedulian terhadap Alam
apabila kita sudah menanamkan prinsip ini pada setiap hati Manusia maka pastilah yang ada hanya rasa untuk mencintai, menyayangi, dan melestarikan alam semesta dan seluruh isinya, tanpa diskriminasi dan tanpa dominasi. Kasih sayang dan kepedulian ini juga muncul dari kenyataan bahwa semua makhluk hidup mempunyai hak untuk dilindungi, dipelihara, tidak disakiti, dan dirawat.
Maka dari itu semoga manusia dapat menjaga dengan baik alam yang sudah di berikan sehingga dapat bertahan dengan lama.

Manusia dan Cinta Kasih

Cinta kasih dapat dirumuskan secara sederhana sebagai perasaan kasih sayang, kemesraan, belas kasihan, dan pengabdian yang diungkapkan dengan tingkah laku yang bertanggung jawab. Sehingga menciptakan keserasian, keseimbangan, dan kedamaian antara sesama manusia, antara manusia dengan lingkungan, dan antara manusia dengan Tuhan.

Cinta memainkan peranan penting dalam kehidupan manusia, sebab ia merupakan landasan kehidupan perkawinan, pembentukan keluarga dan pemeliharaan anak-anak. Ia adalah landasan hubungan erat di masyarakat dan pembentukan hubungan-hubungan manusiawi yang akrab. Ia adalah pengikat yang kokoh dalam hubungan antara manusia dengan Tuhannya. Dan membuatnya ikhlas berkorban, ikhlas dalam menyembah-Nya., mengikuti jalan-Nya, dan berpegang teguh pada syariat-Nya.

Sebagai manifestasi perasaan cinta, manusia mempunyai banyak lambang tentang cinta. Lambangnya dapat berupa bau bunga, warna, cium tangan, cium kening, dan sebagainya. Seperti dikatakan oleh Filsuf Islam al Kindi: “Jika bau bunga sedap malam dicampur dengan bau mawar, akan lahir bau baru yang bisa membangkitkan perasaan cinta dan bangga.

Pemahaman orang modern bahwa cinta adalah kebebasan tanpa batas dan ikatan serta pelepasan nafsu hewani yang menjerumuskan mereka kedalam hidup yang penuh dengan ketidaktenangan, harus segera dilepaskan. Dan tiada yang dapat melepaskan dan membebaskan mereka kecuali dengan cahaya cinta yang bersumber dari-Nya. Dia-lah Zat pemberi cahaya cinta berupa keselamatan dan kedamaian. Sesungguhnya dalam kitab Allah banyak membicarakan masalah cinta, menunjukkan dan membimbing ke arahnya.

Menurut saya pribadi, dan berdasarkan apa yang diajarkan oleh agama saya cinta kasih sesama manusia itu penting. Diberitahukan bahwa hal yang terpenting ialah Kasihilah Tuhan Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu, dan juga kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Dari kalimat tersebut sudah bisa disimpulkan bahwa cinta kasih yang harus kita terapkan itu pada dasarnya merupakan cinta kasih yang sudah diberikan terlebih dahulu dari Tuhan kepada kita manusia dengan cuma - cuma. Dengan begitu sudah seharusnya kita mengasihi sesama kita manusia seperti kita sudah terlebih dahulu dikasihi oleh Tuhan.

Senin, 13 Januari 2020

Banjir Jakarta


Banjir yang melanda Jakarta pada tanggal 1 Januari 2020 yang merupakan salah satu musibah banjir terparah dalam beberapa tahun ini. Banjir tersebut menurut Ahli Geospasial, Bintang Rahmat Wananda, curah hujan yang tercatat di Halim melebihi rekor curah hujan harian kala ulang 1.000 tahun.

Padahal jika merujuk kurva Gumbel, diprediksi curah hujan tertinggi maksimal hanya sampai 208 mm/hari. Hal ini menurut Bintang, ada dua kemungkinan.

Kemungkinan pertama adalah akibat perubahan iklim.
Kedua, lantaran disebabkan adanya urban heat island atau perubahan iklim lokal. 

“Perubahan iklim lokal terjadi akibat udara panas yang terperangkap dalam hutan beton suatu wilayah, dalam hal ini kota.
Sehingga lama kelamaan akan membentuk pola cuaca tertentu yang berubah menjadi iklim lokal. Namun ini baru perkiraan saja. Perlu kajian lebih mendalam,” ujar Bintang saat ditemui reporter Tirto, Senin, 6 Januari 2020.

Pada banjir kali ini pula, terdapat beberapa titik banjir yang tidak terendam dalam banjir besar sebelumnya pada 2014, akan tetapi terendam genangan pada tahun ini. Kami membaginya dalam tiga peta; peta sebaran banjir 2014 yang berwarna biru, peta sebaran banjir 2020 yang berwarna merah dan peta tumpang tindih (overlay) kedua tahun tersebut yang berwarna ungu yang berarti di daerah tersebut terendam banjir baik 2014 maupun 2019. Namun, harus diketahui peta tersebut hanya merepresentasikan kelurahan terdampak, bukan titik banjir secara presisi. Hal ini lantaran dalam satu kelurahan ada RW yang terendam banjir ada yang tidak, begitu pun dalam satu RW, tidak semua RT ikut terendam. Dari peta ketiga tersebut terlihat titik baru pada 2020 seperti Kelurahan Meruya, Joglo, Palmerah, Menteng, Karet Semanggi, Kuningan Timur, dan lain-lain. Kendati demikian, beberapa daerah tersebut ada juga yang pernah terendam banjir pada banjir-banjir sebelum 2014.


Untuk kronologis singkat terjadinya banjir adalah sebagai berikut





yang disebabkan oleh banjir Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah warga Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) meninggal terdampak banjir hingga Senin (6/1) mencapai angka 67 orang. Jumlah ini bertambah tujuh orang dibandingkan sehari sebelumnya.



Dampak karena banjir adalah kerugian yang menimpa masyarakat akibat kerusakan rumah, mobil maupun kehilangan barang berharga. Kerugian tersebut masih ditambah dengan aktivitas ekonomi yang lumpuh akibat banjir. Salah satunya, kerugian peritel di wilayah Jakarta bisa mencapai Rp 960 miliar akibat banjir pada Tahun Baru 2020.



Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Catatan Nilai Kerugian Banjir Jakarta, Bisa untuk Bangun 19.381 Desa di Indonesia",


Sumber :
https://www.kompas.com/tren/read/2020/01/03/162307665/catatan-nilai-kerugian-banjir-jakarta-bisa-untuk-bangun-19381-desa-di?page=all.



Minggu, 24 November 2019

Pengungsi Negara


Pengungsi Negara

Konvensi 1951 tentang Status Pengungsi, mendefinisikan pengungsi sebagai “orang yang dikarenakan oleh ketakutan yang beralasan akan penganiayaan, yang disebabkan oleh alasan ras, agama, kebangsaan, keanggotaan dalam kelompok sosial dan partai politik tertentu, berada diluar Negara kebangsaannya dan tidak menginginkan perlindungan dari Negara tersebut.”

Ketika pengungsi meninggalkan negara asal atau tempat tinggalnya, mereka meninggalkan hidup, rumah, kepemilikan dan keluarganya.

Pengungsi tersebut tidak dapat dilindungi oleh negara asalnya karena mereka terpaksa meninggalkan negaranya. Karena itu, perlindungan dan bantuan kepada mereka menjadi tanggung jawab komunitas internasional.

Pengungsi Negara di Indonesia
Lebih dari 1.000 pengungsi asing kini mendiami gedung milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, di tengah penolakan warga sekitar yang mencemaskan masalah keamanan dan kesehatan.

"Jika kamu terjebak macet selama satu jam, kamu bisa jadi sangat kesal. Bayangkan, pengungsi-pengungsi di sini ada yang sudah stuck selama5-7 tahun di negara transit," ujar seorang pengungsi asal Afganistan, Zakir Hussain, menanggapi penolakan warga terhadap keberadaan para pengungsi.

"Cobalah mengerti permasalahan kami."

Zakir, yang pertama menginjakkan kaki di Indonesia dua tahun lalu, setelah sebelumnya mengungsi di Pakistan, kini bernaung di tempat penampungan pengungsi sementara di Kalideres, Jakarta Barat.

Farzad Hussaini menolak ajakan kami untuk makan siang bersama. Dan, meski saat itu cuaca Jakarta sedang terik, pengungsi asal Afghanistan itu tak mau banyak minum. Air mineral botolan di tangannya hanya sesekali diteguk, sedikit demi sedikit, sekedar membasahi bibir.

"Aku sudah makan tadi," kata dia dalam Bahasa Inggris yang tak terlalu lancar kepada Liputan6.com, Selasa 9 Juli 2019. "Bukannya tak ingin. Tapi kalau aku sering makan dan minum, aku akan sering ke toilet. Padahal, kalau ke toilet harus bayar. Uangku tak untuk dihambur-hamburkan hanya untuk ke toilet."

Sebisa mungkin, Farzad menghindari toilet. Sekali masuk harus bayar Rp 5.000. Mandi, pipis, atau ke kakus sama tarifnya. Itu terlalu mahal buat kantongnya yang nyaris kering kerontang. Maksimum ia dua kali ke toilet dalam sehari. Tidak boleh lebih!

Sesekali, pemuda kurus itu membawa pakaiannya yang kotor ke toilet. 'Sambil menyelam minum air', sambil mandi ia menumpang cuci baju. Farzad hanya punya sekitar lima helai pakaian, atasan dan celana pemberian yang sudah kusam. 

Masalah yang dialami para pengungsi :
-      Tidak diterima kerja
-      Sulit untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari
-      Mengalami Trauma

UNHCR: Lebih dari 70 juta orang mengungsi di seluruh dunia
Jumlah orang yang melarikan diri dari perang, penganiayaan, dan konflik melebihi 70 juta orang secara global pada tahun lalu - jumlah tertinggi dalam hampir 70 tahun selama badan PBB yang menangani pengungsi melakukan aktivitasnya.

Hampir 70,8 juta orang yang dipindahkan secara paksa lebih banyak 2,3 juta dari tahun sebelumnya, demikian laporan tahunan Global Trends UNHCR.

Beberapa pengungsi memilih negara negara seperti berikut :



Kesimpulan :
Pemerintah seharusnya memiliki beberapa solusi untuk membantu para pengungsi sehingga tidak mengganggu masyarakat Indonesia, tetapi masyarakat Indonesia pun juga seharusnya lebih mengerti dan bersimpati terhadap para pengungsi negara yang berada di Indonesia ini.

TEKNOLOGI YANG MENYEBABKAN KEMISIKAN


Pada dasarnya semua bidang keilmuan di dunia ini mesti mempunyai kontribusi terhadap masyarakat (baca: menyelesaikan persoalan masyarakat). Sebagai negara berkembang, Indonesia mempunyai persoalan akar yang menjadi momok sejak zaman kolonial hingga sekarang bernama Kemiskinan.
Untuk itu sebagai suatu bidang keilmuan, Teknologi harus memposisikan diri sebagai solusi atas problem kemiskinan yang terjadi di tataran masyarakat. Mengingat dewasa ini gencar-gencarnya peran Teknologi masuk dalam aktivitas masyarakat (salah satunya fenomena transportasi/antar jemput berbasis aplikasi), maka perlu kiranya kita sejenak menelaah apakah peran tersebut sudah mengarah ke problem penyelesaian Kemiskinan?

Definisi Teknologi
Teknologi (Inggris: technology) adalah keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia.
Penggunaan teknologi oleh manusia diawali dengan pengubahan sumber daya alam menjadi alat-alat sederhana. Penemuan prasejarah tentang kemampuan mengendalikan api telah menaikkan ketersediaan sumber-sumber pangan, sedangkan penciptaan roda telah membantu manusia dalam bepergian dan mengendalikan lingkungan mereka. Perkembangan teknologi terbaru, termasuk di antaranya mesin cetak, telepon, dan Internet, telah memperkecil hambatan fisik terhadap komunikasi dan memungkinkan manusia untuk berinteraksi secara bebas dalam skala global. Tetapi, tidak semua teknologi digunakan untuk tujuan damai. Pengembangan senjata penghancur yang semakin hebat telah berlangsung sepanjang sejarah dari pentungan sampai senjata nuklir.


3 Faktor Utama yang Menjadi Penyebab Kemiskinan di Indonesia
Kemiskinan adalah salah satu masalah menahun yang terjadi di Indonesia. Tiga faktor berikut ternyata menjadi alasan utama penyebab kemiskinan.

Kemiskinan merupakan salah satu masalah global yang dihadapi oleh banyak negara di dunia, tidak terkecuali di Indonesia. Didefinisikan sebagai ketidakmampuan untuk memperoleh kebutuhan dasar, kemiskinan di negeri ini berdampak pada sejumlah masalah sosial lain, seperti pengangguran, kekurangan gizi, hingga meningkatnya tindak kriminal.

Ada berbagai hal yang menjadi faktor penyebab kemiskinan di Indonesia. Tiga faktor utama berikut adalah beberapa di antaranya.

Tingkat Pendidikan yang Masih Rendah
Salah satu faktor utama yang melatarbelakangi masalah kemiskinan di Indonesia adalah masih rendahnya tingkat pendidikan. Masyarakat yang tinggal di pelosok daerah, misalnya, memiliki akses terbatas untuk menjangkau fasilitas pendidikan lanjutan, terutama perguruan tinggi. Sebagai dampaknya, mereka tidak mendapatkan pendidikan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk mengusahakan pekerjaan.

Meski demikian, masyarakat perkotaan yang telah disuguhi akses pendidikan yang lebih mudah pun terkadang masih terkendala biaya pendidikan yang mahal. Itulah mengapa alternatif pendidikan dan pelatihan keterampilan harus disediakan agar dapat mempersiapkan individu untuk mengusahakan kehidupannya,

Ketidakpedulian terhadap Keadaan Sosial di Sekitar
Faktor lain yang menyebabkan kemiskinan adalah kurangnya kepedulian sesama terhadap keadaan sosial sebagian masyarakat yang masih jauh dari kategori berkecukupan, apalagi sejahtera. Akan tetapi, faktor ini juga bisa menjadi dua sisi pisau yang berlainan jika tidak dipertimbangkan secara bijak.

Di satu sisi, memberikan bantuan dana kepada masyarakat miskin adalah suatu hal yang dapat membantu mereka memenuhi kebutuhan. Namun, di sisi lain, hal ini dapat menciptakan mental ketergantungan (dependency). Oleh karena itu, solusi terbaik tidak hanya dilakukan dengan memberi, tetapi juga memberdayakan.

Lapangan Kerja yang Kurang Memadai
Faktor penyebab kemiskinan lainnya adalah tidak tersedia lapangan kerja yang memadai, terutama bagi sumber daya manusia yang tidak memiliki cukup keterampilan. Hal ini juga ada kaitannya dengan pola pikir masyarakat yang masih beranggapan bahwa lapangan kerja hanya sebatas kesempatan yang diberikan oleh negara maupun perusahaan swasta.

Pada kenyataannya, lapangan kerja bisa didapatkan di mana saja atau bahkan, dikembangkan sendiri. Tidak sedikit contoh masyarakat yang membuka usaha dengan modal minim, tetapi dapat menghasilkan keuntungan yang menjanjikan.

Itulah sejumlah faktor utama yang menjadi penyebab kemiskinan di Indonesia. Sebagai bagian dari masyarakat yang tinggal di negeri ini, kita sebenarnya bisa turut membantu mengurangi tingkat kemiskinan di Indonesia. Salah satu usaha yang bisa dilakukan adalah berpartisipasi dalam sejumlah program crowdlending atau penanaman modal bagi pengembangan usaha kecil.

Selain bisa menurunkan jumlah pengangguran dengan menyediakan lapangan kerja baru, program crowdlending seperti P2P Lending juga menjadi alternatif terbaik untuk mulai berinvestasi. Di platform ini, Anda bisa mempelajari lebih lanjut tentang program crowdlending yang bisa dijadikan usaha untuk memerangi kemiskinan di Indonesia.

Kontribusi Teknologi untuk Kemiskinan
Dibalik kecanggihannya secara teknis, Teknologi mempunyai dua mata pisau. Di sisi lain jika dipergunakan untuk kebaikan akan memberikan efek positif namun jika sebaliknya akan memberikan efek negatif.
Salah satu yang memberikan efek negatif ketika Teknologi sudah banyak menggantikan peran manusia. Di sisi produktivitas pergantian manusia dan teknologi dapat menaikkan produksi. Tapi di sisi lain manusia yang digantikan itu kini kehilangan pekerjaannya (pengangguran). Ini menjadi persoalan besar karena menurut Guru Besar FE UGM, Mudrajad Kuncoro, pengangguran merupakan penyebab pertama naiknya kemiskinan Indonesia pada tahun 2015

Kesimpulan
Dengan adanya teknologi yang semakin baru setiap harinya, memang memungkinkan untuk menggantikan manusia dalam beberapa pekerjaan dalam waktu yang tidak lama. Tetapi dengan berkembangnya teknologi tidak menutup kemungkinan bahwa lapangan pekerjaan baru tidak bermunculan. Jadi untuk itulah mengapa lebih baik untuk masyarakat lebih mencoba untuk beradaptasi dan mengikuti pertumbuhan teknologi masa kini sehingga dapat melihat peluang peluang pekerjaan yang baru.


BTS Pembuatan Design Halaman Web Login / Sign-Up

Berikut merupakan BTS pembuatan Desain Laman Login/Sign-Up